Edward Lahagu Politisi Gerindra : Sikap Arogansi oknum DPRD pada RDP komisi II terlalu berlebihan

NIAS UTARA/ASIATIMES.ID-Insiden yang terkesan membuat Kericuhan pada tanggal 13 Juni 2025 diruang Rapat DPRD kabupaten Nias Utara pada kegiatan Rapat Dengar Pendapat (RDP) disinyalir tindakan berlebihan yang pertontonkan sikap Oknum DPRD, Diduga tidak Pro Rakyat, Politisi Partai Gerindra Angkat Bicara. Minggu 14/06/2025

Kabar kejadian tersebut saat kegiatan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di komisi II DPRD kabupaten Nias Utara dengan masyarakat dan orang tua murid membahas persoalan di SMP Negeri 4 Namohalu Esiwa,

Menurut Agus Hulu sebagai utusan dari masyarakat yang bersama-sama mengikuti RDP tersebut,

Menyampaikan, ” saya hadir di RDP pada hari kamis, 12 Juni 2025 atas permintaan beberapa masyarakat YANG BERAUDENSI utk dan mendampingin mereka dalam hal menyampaikan aspirasinya terkait kondisi persoalan di SMP4, namun pada kegiatan Rapat seorang anggota DPRD Bernisial NZ mengeluarkan kata-kata yang tidak terpuji sehingga memicu kericuhan tersebut, dimana beliau menyinggung tentang Jimbi mbawi di postinganku pada beberapa bulan yg lalu.

Lalu, Pada pertemuan tersebut sementara materi pertemuan tidak membahas itu beliau menyebut bahwa ada oknum didalam ruangan ini yg membuat status terkait masalah Jimbi bawi, lalu saya menjelaskan bahwa status itu tidak mengarah kpd anggota DPRD Nias Utara apalagi kepada Nz. Itu adalah status kejadian di negeri KONOHA. Lalu kenapa anda merasa baper dgn hal itu.

Setelah itu keluar lah kata-kata yg kurang menyenangkan dari NZ mengatakan keluar kau di ruangan ini anda belum di undang, sambil memukul Meja. Walaupun seharusnya dia tidak punya hak utk mengatakan itu sebab dia bukan pimpinan rapat.

Jadi perlu saya sampaikan bahwa kehadiran saya di pertemuan RDP dgn komisi II adalah atas dasar permintaan masyarakat yg beraudensi utk melakukan peliputan dan mendampingi mereka, ” Paparnya Agus hulu saat dikonfirmasi melalui pesan singkat via Whatsapp.

Membuat Edward Lahagu politisi Partai Gerindra tersebut Angkat bicara, ” Saya melihat oknum Anggota DPRD terkesan terlalu berlebihan melakukan tindakan seperti itu, Justru seharusnya mereka banyak mendengar keluhan Rakya dan mencari solusinya, Bukan membuat ricuh sehingga Masyarakat takut di rumah Rakyat yang terhormat itu, ” Pungkasnya Edward Lahagu itu sambil mengakhiri.

Sampai berita ini diterbitkan, Pihak komisi II DPRD Kabupaten Nias Utara belum memberikan penjelasan secara resmi terkait persoalan ini, Namun awak media akan berusaha mengkonfirmasi instansi terkait dalam waktu dekat. (TEAM)