Medan. Asiatimes.id – Tofik pemilik Panglong Tongat di Medan diduga menipu customernya puluhan juta.
Berawal pada bulan November 2025 Seorang inisial JH memesan beberapa unit daun pintu kayu terbuat dari bahan Damar Laut kepada TOFIK pemilik Panglon Tongat, ternyata semua pintu yang diproduksi Tofik yang diatar ke rumah korban bukan terbuat dari bahan damar laut tetapi dari bahan kayu buruk, bahkan daun pintunya disambung-sambung jika dipegang pintunya goyang, dapat mengakibatkan cepat patah karena sambungan dari potongan kayu lain, bahan yang digunakan tidak sesuai dengan orderan korban;
JH Menyampaikan ia telah memesan pintu terbaik terbuat dari bahan kayu Damar Laut tetapi yang diberikan ternyata pintu buruk bekas sambung-sambung, padahal rencana penggunaan daun pintu tersebut diperuntukan buat rumah mertuanya yang ada di Medan. ” beberapa pintu kami pesan untuk rumah mamak mertua yang sedang direnovasi di Medan, tutur JH.
“kami Order ukuran kusen & pintu seluruh nya bahan damar laut :
1.Pintu depan & kusen 90 x 200 = 5 bh
2.Pintu kamar & kusen 80 x 200 = 5 bh
3.Kusen jendela 2 lubang 60 x 140 = 5 bh
4.Kusen Dapur + kamar 50 × 70 = 7 bh
5.Kusen km mandi (kaca slip ) 40 x 50 = 5 bh..
Ini pesanan kami bang. Mksh
JH mengorder pintu-pintu sebanyak itu karena tertarik pada gambar (foto) daun pintu yang dikirim tofik melalui pesan WhatsApp,
Tofik pemilik Panglong Tongat mengirimkan kepada saya foto daun pintu melalui pesan WhatsApp gambar pintunya bagus sekali, ternyata apa yang diantar sangat buruk, Jelek tidak sesuai dengan foto yang ia kirim melalui wahtsApp sebelumnya. sangat disayangkan semua daun pintu yang diatar kepada kami jauh berbeda dengan apa yang sudah kami order dari Tofik pemilik Panglong Tongat. Jelas JH
JH sudah meminta kepada Tofik pemilik Panglong Tongat agar dijemput kembali pintu yang tidak sesuai dengan Orderan, akan tetapi Tofik pengusaha Panglong Tongat tidak kujung datang menjemput, malahan Tofik menyuruh customernya itu untuk mengantarkan kembali ke Panglong Tongat di JL.BENTENG II,RENGAS PULAU KEC.MEDAN MARELAN, KOTA MEDAN, SUMATERA UTARA tempat pembuatan semula.
Sebelum uang ditranfer Tofik pemilik Panglong Tongat mengaku salah buat pintu. “saya salah pikin kemarin bikin kusennya pak, jadi saya harus bertanggung jawab pak” Tetapi Lain Setelah terima uang, Tofik pemilik Panglong Tongat meminta customer yang antar kembali pintu jika tidak cocok.
Akibat dari perbuatan Tofik pemilik Panglong Tongat tersebut mengakibatkan JH mengalami kerugian puluhan juta rupiah.
Advokat FERY HULU menyampaikan akan memproses secara hukum Pidana pemilik usaha tersebut jika ia tidak menyelesaikan persoalan ini dengan klien kami sesuai pada batas waktu yang telah ditentukan.







