GUNUNGSITOLI/ASIATIMES.ID-Gudang dan Bengkel Pemeliharaan Tabung Gas LPG 3KG milik PT Amanah Berkat Anugerah di Jalan Pelud Binaka Desa Foa Kecamatan Gunungsitoli Idanoi Kota Gunungsitoli Provinsi Sumatera Utara, Rabu (04/03/2026) lalu mengalami kebakaran hebat, Diduga Satu (1) karyawan Meninggal dunia.
Kabarnya, Peristiwa kebakaran tersebut mengakibatkan xxxx orang karyawan PT Amanah Berkat Anugerah mengalami luka bakar, informasi diperoleh dari keterangan beberapa warga sekitar yang tidak bersedia diterangkan indentitasnya.
“Sebelumnya di Gudang PT Amanah Berkat Anugerah terdengar bunyi ledakan yang sangat keras dan di iringi api membesar disertai gumpalan asap tebal hitam ke udara, terlihat seluruh pekerja atau karyawan panik berteriak minta tolong,” terang warga.
Untuk sementara ledakan tersebut diduga akibat adanya Gas LPG sisa yang berasal dari tabung gas yang akan diperbaiki guna pemeliharaan oleh karyawan PT Amanah Berkat Anugerah. “Hanya beberapa detik ledakan terjadi api langsung menyambar dan melukai beberapa karyawan yang berada di lokasi tersebut.
“Kami melihat beberapa orang karyawan ada yang terbakar dievakuasi ke halaman Kantor dan dilarikan ke RSUD dr. M. Thomsen Nias di Gunungsitoli. Tak berselang lama beberapa unit mobil damkar dari Kota Gunungsitoli tiba dilokasi memadamkan api. Sebagian gedung bangunan PT Amanah Berkat Anugerah hangus terbakar dilalap sijago merah,” terang warga sekitar ketika diwawancarai awak media.
Salah seorang karyawan atas nama xxxx beralamat di Desa Olora Kecamatan Gunungsitoli Utara Kota Gunungsitoli terluka parah, di sekujur tubuh dan mukanya terbakar sempat diberikan pertolongan medis dirawat di RSUD dr. M. Thomas Nias selama 9 (sembilan) hari, namun informasi terakhir tepat pada tanggal 13 Maret 2026 dikabarkan meninggal dunia.
Sementara ketika insiden kebakaran berlangsung Manejer PT Amanah Berkat Anugerah selaku penanggung jawab penuh Perusahaan tidak berada dilokasi, diduga akibat dari kelalaian Manejer tersebut terjadi kebakaran disebakan pengerahan karyawan sesuai SOP sebelum bekerja tidak berada dilokasi.
Sebagai perimbangan informasi yang di peroleh dari nara sumber atas kejadian tersebut awak media ini telah berupaya mengkonfirmasi Manejer PT Amanah Berkat Anugerah, Jumat (13/03/2026) baik pesan WhatsApp dan bay Handphone, hingga kebenaran kematian karyawan xxxx namun Manejer tidak respon memilih bungkam menutupi akses keterbukaan informasi ke publik, ada apa ya???.
Awak media ini mencoba menggali informasi melalui Kapolsek Gido AKP Sahabat Zebua, selaku penegak hukum yang berwenang di wilayah tersebut menjelaskan.
“Mohon ma’af ya pak saya tidak bisa memberikan informasi terkait masalah tersebut, karena kasusnya ditangani Satuan Reskrim Polres Nias, terima kasih,” jawab singkat Kapolsek Gido dihari yang sama melalui pesan WhatsApp.
Hingga berita ini diterbitkan belum diperoleh informasi akurat dari pihak yang bertanggung jawab terkait insiden kebakaran di PT Amanah Berkat Anugerah tersebut, dengan catatan awak media ini segera investigasi lanjutan.
(Yosi Zebua)






